• Tag Archives lagu Gereja Katolik
  • PS 491: HOSANA PUTRA DAUD

    Hosanna Putra Daud,
    Terpujilah yang datang dalam nama Tuhan
    Raja Israel!

    Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik
    Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya

    Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
    telah menjadi batu penjuru

    Hal itu terjadi dari pihak Tuhan,
    suatu perbuatan ajaib di mata kita

    Hosana sembah sujud


  • PS 477: HAI SIARKAN DI GUNUNG

    Ulangan:

    Hai siarkan di gunung di bukit dan di mana jua,

    hai siarkan di gunung lahirnya Almasih!

    Ayat.

    1.                 Ketika penggembala menjaga dombanya,

                        terpancar dari langit cahaya mulia.

    2.                 Gembala sangat takut ketika mendengar

                        nyanyian bala surga gempita menggegar.

    3.                 Terbaring di palungan yang hina dan rendah,

                        Sang Bayi menyampaikan selamat dunia.


  • PS 476: HAI DUNIA GEMBIRALAH

    1. Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!

       Di hati-mu terimalah!

       Bersama bersyukur, bersama bersyukur,

       bersama-sama    bersyukur!

    2. Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!

       Hai bumi, laut, gunung, lembah,

       bersoraklah terus, bersoraklah terus,

       bersorakl-soraklah terus!

    3. Janganlah dosa menetap di ladang dunia.

       Sejahtera penuh berkat

       berlimpah s’lamanya, berlimpah s’lamanya,

       berlimpah-limpah s’lamanya.

    4. Dialah Raja semesta, benar dan mulia.

       Masyhurkanlah, hai dunia,

       besar anug’rah-Nya, besar anug’rah-Nya,

       besar-besar anug’rah-Nya.


  • PS 473: DARI TIMUR JAUH BENAR

    1.                 Dari Timur, jauh benar, kami cari Raja besar.

                        Lewat gurun, naik turun, dituntun bintang-Nya.

    Ulangan:

                        O, bintang pandu yang cerah, bintang Raja mulia,

                        jalan kami kausinari, langkah kami tuntunlah..

    2.                 Lahir Raja damai baka. Mas kubawa kepada-Nya,

                        kar’na Ia memerintah sampai selamanya.

    3.                 Aku bawa dupa menyan, lambang doa yang beriman.

                        Ya Tuhanku, pujianku kiranya berkenan.

    4.                 Damar pahit aku beri, lambang duka cita pedih

                        dan sengsara tak bertara dan kubur yang sepi.

    5.                 Agunglah kebangkitan-Nya, Raja, Tuhan, Kurban esa.

                        Alleluya, alleluya! Pujian bergema.


  • PS 472: DI ANGKASA LIHATLAH

    1.                 Di angkasa lihatlah! Ada tanda yang besar:

                        yakni bintang yang terang.

                        Bersukalah, bersukalah, t’lah lahir Jurus’lamatmu.

                        Bersukalah, bersukalah, t’lah lahir Jurus’lamatmu.

    2.                 Orang majus datanglah kar’na bintang cemerlang

                        sampai di palungan-Nya.

                        Bersukalah, bersukalah, t’lah lahir Jurus’lamatmu.

                        Bersukalah, bersukalah, t’lah lahir Jurus’lamatmu.

    3.                 Dupa, damar dan emas lambang sujud berserah

                        pada raja semesta.

                        Bersukalah, bersukalah, t’lah lahir Jurus’lamatmu.

                        Bersukalah, bersukalah, t’lah lahir Jurus’lamatmu.


  • PS 470: DI BETLEHEM T’LAH LAHIR

    1.                 Di Betlehem t’lah lahir seorang Putera.

                        Semoga ‘ku menjadi abadi milik-Nya,

                        sungguh, sungguh, abadi milik-Nya.

    2.                 Hatiku kubenamkan di dalam kasih-Nya,

                        pada-Nya kuserahkan diriku s’lamanya,

                        sungguh, sungguh, diriku s’lamanya.

    3.                 Ya Yesus, Kau kucinta sepanjang hidupku;

                        bagiku makin indah cahaya kasih-Mu,

                        sungguh, sungguh, cahaya kasih-Mu.

    4.                 Tandanya kuaminkan jaminan janji-Mu:

                        pada-Mu kutitipkan seluruh hatiku,

                        sungguh, sungguh, seluruh hatiku.


  • PS 469: O YESUS KECIL

    1.                 O Yesus kecil, o Yesus lembut,

                        Engkau diutus Bapa-mu;

                        dan dari surga mulia Kau jadi hamba terendah

                        O Yesus kecil, o Yesus lembut

    2.                 O Yesus kecil, o Yesus lembut,

                        segala dosa kau tebus;

                        Kau antar kami umat-Mu ke haribaan Bapa-Mu

                        O Yesus kecil, o Yesus lembut

    3.                 O Yesus kecil, o Yesus lembut,

                        turun dari takhta-Mu

                        Engkau beri bahagia pengganti duka dunia

                        O Yesus kecil, o Yesus lembut

    4.                 O Yesus kecil, o Yesus lembut,

                        Kau citra kasih Bapa-Mu

                        nurani kami bakarlah dengan kasih-Mu s’lamanya

                        O Yesus kecil, o Yesus lembut

    5.                 O Yesus kecil, o Yesus lembut,

                        jadikan kami abdi-Mu

                        seluruh diri milikku berpasrah taat pada-Mu

                        O Yesus kecil, o Yesus lembut


  • PS 467: TUMBUHLAH TUNAS BARU

    1.                 Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,

                        yang pada masa lalu disyairkan nabi.

                        Nubuatnya genap: bunga harapan lahir di malam yang gelap.

    2.                 Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:

                        lahir dari Maria seorang Putra.

                        Kudus dan mulia Firman menjadi daging; perawan bunda-Nya.

    3.                 Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,

                        menghapus dari bumi gelap dan kemelut.

                        Sungguh manusia dan sungguh Allah, Penebus dunia. 


  • PS 466: MARI, LIHATLAH SEMUA

    1.                 Mari, lihatlah semua tanda kasih Allah;

                        lihatlah Harapan dunia dalam Bayi yang kudus:

                        Firman namun tanpa kata, Tuhan namun tanpa hak,

                        Raja namun tanpa takhta, Nur di malam yang gelap.

                        Lihat Dia, Yang Mulia, tidak diberi tempat.

    2.                 Lihat Dia dalam lampin, bersahaja dan lemah.

                        yang menunggang sayap angin dan di surga disembah.

                        Lihat Bayi ditidurkan, tidak sadar harkat-Nya,

                        yang di surga diluhurkan: Hikmat Allah yang baka!

                        Lihat Tuhan di palungan: Yang memangku semesta.

    3.                 Bayi Yesus, ya Tuhanku dalam rupa yang lemah,

                        aku mohon itikad-Mu, sikap-Mu yang merendah.

                        Buat aku asuhan-Mu, suci oleh kurban-Mu,

                        bebas oleh tanggungan-Mu, karya oleh miskin-Mu.

                        Buat aku jadi baru, hidup oleh mati-Mu!