Raja Damai, Mahajaya, takhtaMu kekal megah
hamba dari Timur jauh datang untuk menyembah
datang untuk menyembah
Jauh Kau lebih mulia dari bintang Betlehem
Kau lah surya nan abadi, sinar-Mu tak ‘kan redup
sinar-Mu tak ‘kan redup
Lagu MisaQui Bene Cantat bis Orat :Yang bernyanyi baik sama dengan berdoa dua kali
Raja Damai, Mahajaya, takhtaMu kekal megah
hamba dari Timur jauh datang untuk menyembah
datang untuk menyembah
Jauh Kau lebih mulia dari bintang Betlehem
Kau lah surya nan abadi, sinar-Mu tak ‘kan redup
sinar-Mu tak ‘kan redup
1. Di Betlehem t’lah lahir seorang Putera.
Semoga ‘ku menjadi abadi milik-Nya,
sungguh, sungguh, abadi milik-Nya.
2. Hatiku kubenamkan di dalam kasih-Nya,
pada-Nya kuserahkan diriku s’lamanya,
sungguh, sungguh, diriku s’lamanya.
3. Ya Yesus, Kau kucinta sepanjang hidupku;
bagiku makin indah cahaya kasih-Mu,
sungguh, sungguh, cahaya kasih-Mu.
4. Tandanya kuaminkan jaminan janji-Mu:
pada-Mu kutitipkan seluruh hatiku,
sungguh, sungguh, seluruh hatiku.
1. O Yesus kecil, o Yesus lembut,
Engkau diutus Bapa-mu;
dan dari surga mulia Kau jadi hamba terendah
O Yesus kecil, o Yesus lembut
2. O Yesus kecil, o Yesus lembut,
segala dosa kau tebus;
Kau antar kami umat-Mu ke haribaan Bapa-Mu
O Yesus kecil, o Yesus lembut
3. O Yesus kecil, o Yesus lembut,
turun dari takhta-Mu
Engkau beri bahagia pengganti duka dunia
O Yesus kecil, o Yesus lembut
4. O Yesus kecil, o Yesus lembut,
Kau citra kasih Bapa-Mu
nurani kami bakarlah dengan kasih-Mu s’lamanya
O Yesus kecil, o Yesus lembut
5. O Yesus kecil, o Yesus lembut,
jadikan kami abdi-Mu
seluruh diri milikku berpasrah taat pada-Mu
O Yesus kecil, o Yesus lembut
1. Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,
yang pada masa lalu disyairkan nabi.
Nubuatnya genap: bunga harapan lahir di malam yang gelap.
2. Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:
lahir dari Maria seorang Putra.
Kudus dan mulia Firman menjadi daging; perawan bunda-Nya.
3. Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,
menghapus dari bumi gelap dan kemelut.
Sungguh manusia dan sungguh Allah, Penebus dunia.
1. Mari, lihatlah semua tanda kasih Allah;
lihatlah Harapan dunia dalam Bayi yang kudus:
Firman namun tanpa kata, Tuhan namun tanpa hak,
Raja namun tanpa takhta, Nur di malam yang gelap.
Lihat Dia, Yang Mulia, tidak diberi tempat.
2. Lihat Dia dalam lampin, bersahaja dan lemah.
yang menunggang sayap angin dan di surga disembah.
Lihat Bayi ditidurkan, tidak sadar harkat-Nya,
yang di surga diluhurkan: Hikmat Allah yang baka!
Lihat Tuhan di palungan: Yang memangku semesta.
3. Bayi Yesus, ya Tuhanku dalam rupa yang lemah,
aku mohon itikad-Mu, sikap-Mu yang merendah.
Buat aku asuhan-Mu, suci oleh kurban-Mu,
bebas oleh tanggungan-Mu, karya oleh miskin-Mu.
Buat aku jadi baru, hidup oleh mati-Mu!
1. Hai, mari berhimpun dan bersukaria! Hai mari semua ke Bethlehem!
Lihat Yang Lahir: Raja bala surga!
Ulangan:
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
2. Terang yang ilahi, Allah yang sejati t’lah turun menjadi manusia.
Allah sendiri dalam rupa insan!
3. Gembala dipanggil dari padang raya menuju palungan-Nya yang rendah.
Kita pun turut bergegas ke sana!
4. Melihat bintangNya, datang orang Majus menghantar emas, kemenyan
dan mur. Marilah kita persembahkan hati.
5. Cahaya abadi dari Allah Bapa kentara berwujud di dunia ini:
Anak ilahi berbalut lampin.
6. Demi kita ini Ia sudah lahir. Peluk Dia dalam iman teguh:
cinta kasih-Nya patut kita balas.
7. Hai para malaikat, angkatlah suaramu, biduan surgawi, bernyanyilah!
Muliakan Allah, Bapa dalam surga!
8. Ya Tuhan yang lahir pada hari ini, ya Yesus, terpujilah nama-Mu!
Firman abadi yang menjadi daging!
1. Hai, anak semua, cepat marilah! Masukilah kandang dengan segera,
dan lihatlah Bayi yang tidur nyenyak, tergolek di dalam palungan ternak.
2. Perhatikanlah wajah-Nya berseri, lembut bercahaya di malam sepi.
Meski dalam lampin lebih mulia dibanding malaikat di surga cerah.
3. Terbaringlah Ia di rumput kering; Maria dan Yusuf tenang dan hening
dan para gembala sujud menyembah, malaikat di atas memuliakan-Nya.
4. Sekarang pun kita hendak bertelut di muka palungan Sang Bayi lembut;
marilah semua bernyanyi senang, bersama malaikat yang putih terang.
5. Terimalah hati yang kami beri, dan buatlah kami pun suci bersih,
supaya beroleh sentosa penuh, bersatu abadi dengan diri-Mu!
Ulangan:
Lahir Kristus di dunia! Bunyi-bunyian menyambut Dia.
Lahir Kristus di dunia! Puji Tuhan, Alleluya.
Ayat:
1. Janji lama telah genap, sabda nabi pada masa lampau;
janji lama telah genap: Zaman baru cerah tetap!
2. Tercermin pada wajah-Nya kasih karunia yang ilahi;
tercermin pada wajah-Nya kemuliaan Bapa-Nya.
3. Kandang domba istana-Nya, bahkan takhta-Nya palungan hewan;
kandang domba istana-Nya: Ia pilih tempat rendah!
4. Yesus, Anak lemah lembut, Raja segala tempat dan zaman;
Yesus, Anak lemah lembut, Dikau kami sembah sujud.
1. Bernyanyilah merdu, lambungkanlah syukur!
Juru-s’lamat dunia dan Surya hidupmu,
terbaring di palungan di malam yang kudus:
Yesus Penebus, Yesus Pe-ne-bus.
2. O Bayi yang lemah, hatiku hiburlah;
limpahkan berkat-Mu, curahkan kurnia,
dan bimbinglah jalanku di dalam dunia,
Raja mulia, Raja mulia.
3. Pada-Mu yang lembut, ‘ku datang bertelut.
Kau menanggung dosa seluruh umat-Mu,
dan Kau beri sentosa mengganti kemelut.
Aku bersyukur, aku bersyukur.
4. Di surga bergema, nyanyian Gloria:
segenap malaikat memuji Tuhannya.
Sejahtera dan s’lamat mengisi dunia;
s’lama-lamanya, s’lama-lamanya.
1. S’lamat s’lamat da- tang, Yesus Tuhanku
Betapa dari ja-uh kunjung-an-Mu
Dari surga tinggi Dikau datang bagiku,
Walaupun sekarang tak tampak wujudMu
Ya Tuhanku!
2. Aku bergembira atas datangMu
Dan aku menyanyikan tembang merdu.
Dikau dilahirkan pada malam yang kudus
Oleh dara murni yang sungguh mulia
Ya Tuhanku!
3. Para penggembala mendengan kabar:
Sang Kristus sudah lahir di dunia.
lalu bergegas menuju kota Bethlehem,
dan mereka lihat Sang Bayi Penebus.
Ya Tuhanku!
4. Para majus datang untuk menyembah
Sang Bayi di palungan, Sang Penebus,
dari timur jauh datanglah ke Betlehem
dan mempersembahkan mas, kemenyan dan mur.
Ya Tuhanku!